Friday, May 30, 2008

SMA NEGERI 1 Srengat


Juli 1981 SMA hadir menjawab tuntutan kewajiban, SMAN 1 Srengat hanya berkapasitas 3 kelas dalam nuansa fasilitas yang serba sederhana. Dan gedung SD Srengat 1 sebagai tempat dilaksanakannya proses belajar mengajar. Pada awal rintisan tersebut SMAN 1 Srengat dipimpin oleh Bapak Soenarijadi, BA. Dan dibantu oleh tenaga pendidikan yang sebagian besar adalah guru tidak tetap.Dalam perkembangannya sampai memiliki gedung sendiri hingga sekarang SMAN 1 Srengat beberapa kali mengalami pergantian pimpinan. Yang pertama adalah bapak Soenarijadi,BA. Yang kedua adalah bapak Drs. E.D.Dharmanta,BA. Yang ketiga adalah Bapak Drs. Lestari, keempat adalah Bapak Tjoek Soemantri,BA. Yang kelima adalah Bapak Drs. Kateno keenam Ibu Dra. Sri soebekti, yang ketujuh Bapak Drs. Sumarsono dan yang kedelapan Bapak Drs. Salamun sampai sekarang.Dalam sejarah panjang mengukir prestasimenjawab tuntutan jaman, SMAN 1 Srengat terus berbenah dalam kreatifitas dan kemandiriannya. Paras baru SMAN 1 srengat dengan taman indah dan rindang menunjang kenyamanan belajar. Semakin lengkapnya fasilitas sarana dn prasarana penunjang kegiatan siswa menambah kebonafitan SMAN 1 Srengat dalam mencetak figur intelektual bangsa. Dorongan semangat Bapak Kepala sekolah yang didukung oleh Bapak dan Ibu Guru beserta seluruh staf karyawan serta diiringi oleh kepatuhan dan kreativitas siswa, membuka jalan mulus untuk sukses menyulap teraihnya keberhasilan menjadi semakin luas. Fasilitas yang menunjang kemudahan SMAN 1 Srengat menggapai prestasi adalah kelengkapan sarana dan prasarananya, yaitu: 24 ruang kelas, 1 ruang guru, 1 ruang kepala sekolah, 1 ruang wakil kepala sekolah, 2 ruang tata usaha, 1 ruang BP, 1 ruang laboratorium Kimia dan Biolagi, 1 laboratorium Fisika, 2 laboratorium Bahasa, 1 ruang laboratorium IPS, 1 ruang laboratorium Komputer, 1 ruang perpustakaan, ruang sanggar PGK, 1 ruang sekretariatan OSIS, 1 ruang seni musik, 1 ruang seni tari, 1 ruang UKS, 1 ruang PMR, 1 ruang Pramuka, dan masjid yang megah, besar, dan indah. Selain itu terdapat aula yang berfungsi ganda dengan kelas. Keseluruhan ruang gtersebut di atas lengkap dengan peralatannya masing-masing. Fasilitas oleh raga juga demikian lengkap dan memadai.Dalam pada itu pula kegiatan ekstrakurikuler yang pernah ada di SMAN 1 Srengat sebagai wujud perhatian sekolah dalam menampung kreatifitas siswa diwujudkan dengan warna ekstra yang sangat beragam, yaitu Pramuka, PMR, KIR, Bela Diri, PA, Bola Basket, Volly, Sepak Bola, Sepak Takraw, Atletik, Panahan, Renang, Filateli, Seni Musik, Seni Tari, Seni Lukis, Elektronika, Teater, Taman Pendidikan al Qur’an, Ekstra Komputer, Jurnalistik dan Bahasa Inggris.

Tuesday, April 22, 2008

Berita Duka

Innalillahi Wainna Ilaihi Roji'uun
telah pulang ke rahmatullah Ibu Nyai KH. mansur (Nyai Hj. Masrofah )
Gembong Temenggungan Udanawu Blitar ( nenek dari Kangbarok)
pada : 22 April 2008 pukul 05.00 Sore (petang) di Kediaman.
Semoga Amal Ibadahnya Diterima disisi Allah SWT.
Serta keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran oleh Allah SWT.
Amiin

Thursday, January 3, 2008

PEMERINTAH KABUPATEN BLITAR MENGGELAR PASAR MURAH


Untuk menstabilkan harga dan memenuhi kebutuhan masyarakat di bulan Ramadhan dan Lebaran, Pemerintah Kabupaten Blitar menggelar pasar murah.Hal ini seperti yang diungkapkan Bupati Blitar Herry Nugroho, saat dikonfimasi pada pelaksanaan pasar murah di Desa Purwokerto Kecamatan Srengat Senin Siang. Pelaksanaan pasar murah yang dilaksanakan secara rutin terutama menghadapai bulan Ramadhan dan menjelang Lebaran tahun 2007 ini, Pemerintah Kabupaten Blitar telah menyiapkan 88 ribu paket kebutuhan pokok berupa beras dan gula, yang akan didistribusikan di 22 Kecamatan diseluruh Kabupaten Blitar. Dimana masing-masing Kecamatan akan mendapatkan 400 paket, yang diprioritaskan bagi keluarga miskin berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik. Beliau berharap dengan adanya pasar murah semacam ini selain dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, beberapa harga kebutuhan pokok yang semakin lama terus meningkat juga stabil. Selain menggelar pasar murah, pihaknya juga akan melakukan operasi pasar dan monitoring gudang milik pedagang, untuk mengetahui jumlah stok barang agar tidak terjadi kelangkaan menghadapi Ramadhan dan menjelang Lebaran nanti. Berdasarkan data, operasi pasar dilaksanakan mulai tanggal 17 September di 2 Kecamatan masing-masing Kecamatan Wonodadi dan Srengat, dilakukan secara bertahap sampai 8 November mendatang. Masing-masing KK mendapatkan 1 paket beras sebanyak 5 kilogram dan 1 paket gula sebanyak 2 kilogram, dimana tiap kilonya pemerintah memberikan subsidi sebesar 2 ribu rupiah.
picture from--- > www.kabblitar.go.id/berita/detail.php?id=1235